Ada Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat PALI, Berikut Syarat Wajib Pajak Cukup Siapkan Ini

 


Sejak awal Bulan Agustus 2020 Gubernur Sumsel, Herman Deru meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan program pemutihan pajak kendaraan.

Dengan adanya program pemutihan pajak kendaraan ini sudah terhitung sejak awal hingga akhir Agustus 2020 mendatang.
Untuk program pemutihan pajak kendaraan ini juga berlaku di seluruh daerah Sumsel, seperti halnya Samsat PALI juga turut mensukseskan program tersebut.

Wajib pajak yang memiliki kendaraan bisa membayar pajak pada program pemutihan pajak tersebut.

Untuk membayar pajak kendaraan, wajib pajak cukup menyiapkan beberapa syarat.

Kepala UPTD Samsat PALI, Tubagus berkata bahwa sesuai yang telah ditentukan, bahwa pembayaran pajak tahunan hanya cukup menyiapkan beberapa syarat untuk membayar pajak.

"Syaratnya E-KTP asli dan STNK asli. "

"Sesuai dengan nama yang tertera dalam STNK."

"Ini untuk bayar pajak tahunan bagi wajib pajak," ungkap Tubagus, Rabu (12/8/2020).

Syarat ini, kata Tubagus berlaku bagi wajib pajak untuk membayar pajak lima tahunan atau ganti plat kendaraan maupun balik nama.

"Cukup dengan membawa fotokopi KTP serta melampirkan STNK dan BPKB asli." katanya.

"Syarat ini sama saja, meski kendaraan tersebut bukan namanya pemilik asli yang sekarang," jelasnya.

Pemutihan ini, jelas Tubagus, Sesuai dengan Pergub nomor 30 hanya cukup membayar pajak kendaraan tidak dikenakan denda.

Meski begitu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) dengan biaya balik nama(BBN), STNK serta BPKB tetap dibayar apabila membayar pajak lima tahunan.

"BBN, STNK serta BPKB serta untuk plat baru tetap dikenakan biaya." katanya.

"Jadi syaratnya cukup KTP dan STNK asli serta wajib pajak harus membayar melalui loket dan jangan melalui calo apapun," katanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Video Akan Diputar Dalam 110 detik