Presiden Joko Widodo : BLT Dan BST Rakyat Wajib Cair Semua Sebelum Hari Raya Idul Fitri


Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Dia pun langsung meminta untuk menyederhanakan prosedurnya agar cepat turun ke masyarakat.

Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy akan langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Kementerian lain.

"Segera akan saya koordinasikan dengan Kementerian-Kementerian terkait," katanya singkat kepada Liputan6.com, Sabtu (16/5).

Sementara itu, Wakil Menteri Desa Budi Arie Setiadi memastikan BLT Desa akan turun sebelum hari raya Idul Fitri.

"Bantuan langsung tunai (BLT) dana desa harus segera nyiprat sebelum Idul Fitri," tegasnya.

Dia mengungkapkan, ini jelas perintah Presiden yang sudah dipikirkan secara matang.

"Sekitar 12, 4 juta warga desa jangan di biarkan menunggu. Prosedur harus dipermudah dengan diskresi dan terobosan-terobosan yang kreatif," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah sudah menyiapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, dan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Adapun hal ini mendapat sorotan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Adapun disampaikannya melalui daring di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/5).

"Sampai saat ini saya melihat di masyarakat masih terjadi riuh rendah karena tidak mendapatkan BLT Desa dan Bansos Tunai. Perlu saya sampaikan bahwa sampai hari ini BLT Desa yang tersalurkan ke masyarakat baru 15 persen, artinya masih ada 85 persen yang belum diterima oleh masyarakat. Kemudian juga untuk Bansos Tunai ini juga baru kurang lebih 25 persen yang diterima oleh masyarakat, sehingga masih ada 75 persen yang belum diterima," kata Jokowi.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp

SARAN DARI KAMI