Karena Sakit Hati Menantu Tega Bunuh dan Buang Jasad Ibu Mertua


Sakit hati menjadi motif Priska Dwi Saputra (30) tega membunuh ibu mertuanya Siti Rahayu (40) di sebuah kontrakan di Majalangu, Watukumpul, Pemalang. Gegara sakit hati itu, dia tega menghabisi nyawa korban dan membuang jasadnya ke sungai.

“Untuk sementara motifnya itu dendam, sakit hati. Karena anak korban (Dwi Hartiani) ini meminta cerai pelaku. Didukung oleh korban,” kata Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu saat ditemui detikcom di RSUD M Ashari, Pemalang, Selasa (28/4/2020).

Priska lalu nekat membunuh ibu mertuanya itu pada Minggu (26/4) dini hari saat korban tengah berada di dapur. Dengan sebilah golok, pelaku membunuh ibu mertuanya. Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan tersebut seperti dirangkum detikcom:

1. Tersangka Pembunuhan Berjumlah 3 Orang

Saat membunuh Siti, ternyata Priska dibantu dua temannya, Wahyo (28) dan Heri Setiawan (27). Keduanya turut membantu Priska membuang jasad ibu mertuanya ke Sungai Kesesi.

2. Membunuh Ibu Mertua karena Sakit Hati

Tersangka membunuh ibu mertuanya karena ditengarai mendukung istrinya, Dewi Hertiani (18), bercerai dengan pelaku Priska. Terlebih Priska dan Dewi sudah pisah ranjang sejak anak mereka lahir tiga bulan lalu, dan Dewi akhirnya tinggal serumah dengan ibunya di rumah kontrakan di Desa Majalangu, sedangkan Priska tinggal di Desa Jojogan.

3. Bunuh Mertua dengan Golok dan Jasadnya Dibuang ke Sungai

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Minggu (26/4) dini hari saat Siti berada di dapur. Dengan sebilah golok, Priska menghabisi nyawa korban. Kemudian Priska mengajak dua temannya, Wahyo dan Heri, membantu membuang jasad ibu mertuanya itu ke Sungai Kesesi. Jasad korban lalu dibungkus dengan karung plastik warna putih dan dilemparkan dari atas jembatan Sungai Kesesi, Pekalongan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Video Akan Diputar Dalam 110 detik